Tuesday, 27 May 2025

Modular RootTrolli Hydro System (MRTHS-Alimin 1001)

ABSTRACT 

 
Pertanian perkotaan menghadapi tantangan besar terkait keterbatasan lahan, minimnya paparan sinar matahari dan ketidakstabilan kondisi lingkungan akibat urbanisasi ekstrem seperti dominasi permukaan beton dan aspal. Penelitian ini mengembangkan sistem budidaya anggur modular berbasis media tanam portabel menggunakan planterbag dan sistem trolley multi-level, yang dirancang untuk meningkatkan mobilitas, efisiensi penyerapan nutrisi, dan adaptasi terhadap lingkungan urban. Sistem terdiri dari minimal dua modul utama yang terintegrasi. Modul pertama memanfaatkan planterbag berisi media tanam konvensional yang diletakkan di atas trolley, memungkinkan tanaman dengan mudah dipindahkan mengikuti arah sinar matahari atau diungsikan saat terjadi hujan dan gangguan lingkungan lainnya. Modul kedua mengembangkan sistem perakaran tambahan menggunakan teknik cangkok dari batang utama pada ketinggian satu meter yang diarahkan ke sistem Dutch bucket berbasis wick. Akar dari hasil cangkok tersebut ditanam tanpa memutus hubungan fisiologis dengan induknya, sehingga memperluas biomassa akar dan meningkatkan daya serap nutrisi. Lebih lanjut, sistem ini dirancang bersifat modular dan berkelanjutan, memungkinkan pengembangan Modul ke-3 hingga ke-N secara bertingkat dari tunas hasil cangkok sebelumnya. Dengan desain ini, sistem mampu menyesuaikan ruang terbatas, memaksimalkan pertumbuhan tanaman secara adaptif, serta meminimalisasi penggunaan media tanah melalui kombinasi metode tanam konvensional dan semi-hidroponik. Inovasi ini menawarkan pendekatan baru dalam pengembangan pertanian kota yang efisien, fleksibel, dan berpotensi dikembangkan sebagai sistem budidaya portabel masa depan. Kata kunci: pertanian perkotaan, tanaman anggur, sistem modular, trolley, dutch bucket, cangkok, mobilitas tanaman, efisiensi lahan.

1. PENDAHULUAN
 

 Pertanian di wilayah perkotaan (urban farming) saat ini menghadapi tantangan besar sebagai akibat dari pesatnya urbanisasi, alih fungsi lahan, dan dominasi permukaan keras seperti beton dan aspal. Kondisi ini menyebabkan ketersediaan lahan tanam semakin sempit, paparan sinar matahari terhalang oleh bangunan tinggi, dan media tanah berkualitas sulit ditemukan. Di sisi lain, kebutuhan akan produksi pangan lokal yang berkelanjutan di lingkungan perkotaan semakin mendesak, mendorong inovasi dalam teknik budidaya tanaman yang adaptif, efisien, dan fleksibel. Tanaman anggur (Vitis vinifera) merupakan salah satu komoditas hortikultura bernilai ekonomi tinggi yang umumnya ditanam pada lahan luas dan sistem terbuka. Namun, dengan karakteristik perakaran yang responsif dan batang yang mudah dicangkok, anggur berpotensi besar untuk diadaptasikan ke dalam sistem budidaya urban yang lebih fleksibel dan efisien. Berdasarkan tantangan tersebut, penelitian ini mengembangkan sebuah sistem penanaman anggur modular berbasis media tanam portabel dan perakaran terintegrasi menggunakan sistem trolley, yang memungkinkan mobilitas, skalabilitas, dan efisiensi pemanfaatan ruang dan sumber daya. Sistem ini terdiri dari dua modul utama. Modul pertama menggunakan planterbag berisi media tanam konvensional yang diletakkan di atas trolley untuk memudahkan pergeseran tanaman mengikuti intensitas cahaya matahari atau untuk evakuasi saat terjadi gangguan cuaca dan serangan hama. Modul kedua dikembangkan sebagai sistem perakaran tambahan menggunakan teknik cangkok dari batang yang tumbuh di modul pertama. Hasil cangkok tidak dilepaskan dari batang induk, tetapi diarahkan ke sistem Dutch bucket berbasis wick, juga diletakkan pada trolley tersendiri. Pendekatan ini memungkinkan perluasan biomassa akar tanpa kehilangan koneksi fisiologis terhadap batang utama. Lebih lanjut, sistem ini dirancang untuk dapat dikembangkan secara berkelanjutan dan modular. Setiap batang baru yang tumbuh dari hasil cangkok dapat kembali dicangkok untuk dikembangkan menjadi modul akar tambahan (modul ke-3 hingga ke-N). Hal ini memungkinkan pertumbuhan tanaman dengan sistem akar berlapis yang menyebar horizontal atau vertikal, sesuai dengan konfigurasi ruang yang tersedia di lingkungan urban. Sistem ini juga mengurangi ketergantungan pada media tanah, karena akar tambahan ditanam dalam media air, sehingga menekan biaya produksi dan mempermudah pengendalian nutrisi serta penyakit tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk merancang, membangun, dan mengevaluasi sistem penanaman anggur modular berbasis trolley dan sistem akar bertingkat yang adaptif terhadap lingkungan perkotaan, efisien secara ruang dan sumber daya, serta memiliki potensi untuk dikembangkan sebagai model pertanian portabel yang aplikatif dan berkelanjutan.

 2. METODE PENELITIAN 


 2.1 Rancangan Penelitian

 Rancangan Penelitian Penelitian ini menggunakan pendekatan eksperimen rekayasa sistem tanam dengan metode perancangan dan uji fungsional terhadap sistem modular budidaya anggur dalam skala perkotaan. Penelitian bersifat deskriptif-kualitatif dan kuantitatif, dengan fokus pada efektivitas desain, mobilitas sistem, dan respon tanaman terhadap konfigurasi sistem modular berbasis trolley. 2.2. Lokasi dan Waktu Penelitian Penelitian dilaksanakan di lingkungan urban padat penduduk dengan keterbatasan lahan terbuka dan minim paparan sinar matahari langsung. Uji coba sistem dilakukan di pekarangan sempit berlantai beton di wilayah [isi nama kota/lokasi jika ingin]. Penelitian berlangsung selama [durasi waktu, misalnya 3 bulan], dari bulan [bulan mulai] hingga [bulan akhir] tahun 20XX. 2.3. Bahan dan Alat Tanaman: Bibit anggur (Vitis vinifera) berumur ±2 bulan. Media tanam Modul 1: Campuran tanah, sekam bakar, pupuk kandang (1:1:1). Wadah tanam: Planterbag kapasitas 20 liter. Sistem Mobilisasi: Trolley berbahan besi ringan berukuran 60 cm x 60 cm dengan roda pengunci. Teknik perakaran tambahan: Metode cangkok batang pada ketinggian ±1 meter. Sistem Modul 2 (akar): Dutch bucket system berbasis wick system berisi air dan nutrisi hidroponik dasar (AB Mix). Wadah Modul 2: Bucket plastik ukuran 40 cm x 40 cm dengan media tanam hidroponik (rockwool / arang sekam). Alat ukur: Termometer, lux meter, pH meter, dan alat ukur pertumbuhan tanaman. 2.4. Prosedur Penelitian a. Pembangunan Modul 1 (Tanaman Induk) Planterbag diisi media tanam konvensional. Bibit anggur ditanam dan diletakkan di atas trolley. Dilakukan perawatan harian: penyiraman, pemupukan, dan pemangkasan. b. Rekayasa Modul 2 (Sistem Perakaran Tambahan) Setelah tanaman induk mencapai tinggi ±1 meter, dilakukan cangkok pada batang tersebut. Setelah akar dari hasil cangkok keluar, batang tidak dipotong dari induknya. Batang dicangkok ditekuk dan diarahkan ke bucket sistem wick yang berisi larutan nutrisi. Bucket diletakkan pada trolley kedua (Modul 2) yang bisa bergerak bersamaan atau independen. c. Monitoring dan Pengukuran Pertumbuhan akar di modul 2 diamati setiap minggu. Pertumbuhan batang, jumlah daun, dan tunas diamati sebagai indikator keberhasilan sistem terintegrasi. Efektivitas mobilitas diuji dengan memindahkan sistem ke lokasi berbeda untuk menyesuaikan paparan cahaya. Kelembaban media, suhu lingkungan, dan intensitas cahaya juga diukur untuk menganalisis pengaruh lingkungan urban. 2.5. Parameter yang Diamati Kecepatan pertumbuhan akar dari batang cangkok. Pertambahan tinggi tanaman dan jumlah daun. Keberhasilan tunas baru pada batang hasil cangkok. Respon tanaman terhadap perubahan lokasi. Efektivitas efisiensi media tanam dan air pada modul hidroponik. 

3. HASIL DAN PEMBAHASAN 

3.1. Implementasi Sistem Modular RootTrolli Hydro System

Sistem penanaman modular berbasis trolley berhasil dibangun dan diuji dalam dua tahap utama: Modul 1 (Tanaman Induk): Tanaman anggur ditanam dalam planterbag konvensional dan diletakkan pada struktur trolley beroda. Sistem ini menunjukkan respon pertumbuhan yang baik, dengan kemampuan tanaman mengikuti cahaya matahari berkat fleksibilitas perpindahan posisi. Mobilitas ini terbukti efektif dalam menghindari kerusakan akibat hujan deras serta memudahkan evakuasi tanaman ke area terlindung. Modul 2 (Akar Tambahan): Cangkok batang yang dilakukan pada tinggi ±1 meter menunjukkan keberhasilan pembentukan akar dalam waktu 3–4 minggu. Setelah akar tumbuh, batang diarahkan ke dalam sistem wick bucket berisi larutan nutrisi, dan akar beradaptasi dengan baik. Akar yang tumbuh dalam sistem air memperlihatkan perkembangan panjang dan jumlah serabut yang lebih banyak dibanding akar indukan di tanah, menunjukkan bahwa metode ini efektif dalam memperluas biomassa akar. 3.2. Pertumbuhan Tanaman Selama masa pengamatan ±2 bulan: Tinggi tanaman induk meningkat rata-rata 3,2 cm/minggu. Jumlah daun bertambah dari rata-rata 5 helai menjadi 16 helai. Akar pada modul 2 bertambah panjang secara signifikan dalam media air, menandakan ketersediaan nutrisi yang optimal dan lingkungan akar yang mendukung. Selain itu, tunas baru muncul dari batang hasil cangkok, yang kemudian juga berhasil dicangkok kembali. Ini mengindikasikan bahwa sistem ini memiliki potensi pertumbuhan berlapis (layered propagation) yang berkesinambungan dan scalable. 3.3. Efektivitas Mobilitas dan Adaptasi Urban Pengujian mobilitas menunjukkan bahwa: Sistem trolley dapat dipindahkan rata-rata 3–4 kali sehari untuk mengejar sinar matahari optimal. Penempatan ulang ke tempat lebih teduh saat hujan intens juga bisa dilakukan kurang dari 1 menit, memperlihatkan efisiensi respons lingkungan. Dengan ini, sistem terbukti sangat adaptif untuk lahan sempit, termasuk di balkon, rooftop, lorong, dan garasi beton. Hal ini mendukung konsep pertanian portable di wilayah urban. 3.4. Efisiensi Sumber Daya Modul akar yang menggunakan sistem wick berbasis air menunjukkan: Penghematan media tanam hingga 60%. Konsumsi air dan nutrisi yang lebih efisien karena berada dalam wadah tertutup. Kontrol penyakit akar lebih mudah dibanding sistem tanam tanah konvensional. 3.5. Potensi Pengembangan Modular Berlapis Keberhasilan menumbuhkan tunas dari batang hasil cangkok membuka peluang pengembangan sistem akar hingga tak terbatas (N-modul). Artinya, satu tanaman induk bisa dikembangkan menjadi jaringan perakaran luas dan terkontrol, yang sangat relevan untuk model budidaya vertikal atau horizontal modular di lingkungan urban.

Gambar 1. Implementasi Modul 1 Sistem RootTrolli

Tanaman anggur ditanam dalam planterbag berkapasitas 20 liter, diletakkan pada trolley kayu beroda untuk memudahkan pemindahan tanaman. Sistem ini diuji dalam lingkungan urban dengan lantai beton dan ruang terbatas. Mobilitas memungkinkan pengaturan cahaya matahari dan penghindaran hujan secara cepat dan efisien.

 
 

4. KESIMPULAN DAN SARAN

4.1. Kesimpulan

Penelitian ini berhasil merancang dan mengimplementasikan sistem penanaman anggur berbasis Modular RootTrolli Hydro System (MRTHS) yang adaptif terhadap tantangan pertanian urban. Sistem ini terdiri dari:

  1. Modul 1, yaitu sistem tanam konvensional dengan planterbag yang diletakkan pada platform trolley beroda, memungkinkan mobilitas tanaman dalam mengejar pencahayaan optimal serta evakuasi cepat saat kondisi cuaca ekstrem.

  2. Modul 2, yaitu sistem perluasan akar berbasis teknik cangkok yang diarahkan ke dalam dutch bucket sistem wick, juga terpasang pada trolley terpisah. Modul ini berfungsi memperluas biomassa akar tanpa memisahkan tanaman induk, sekaligus mengontrol nutrisi dan pertumbuhan secara efisien.

Sistem ini terbukti efektif dalam:

  • Meningkatkan fleksibilitas budidaya pada area sempit dan tidak permanen seperti lingkungan beton perkotaan.

  • Menekan kebutuhan media tanam padat dengan menggantinya pada sebagian modul dengan sistem berbasis air.

  • Menyediakan peluang pertumbuhan tanaman berkelanjutan melalui propagasi modular hingga tak terbatas (modul ke-3, ke-4, dan seterusnya).

4.2. Saran

Untuk pengembangan lebih lanjut, disarankan hal-hal berikut:

  1. Peningkatan skala uji coba, baik dalam jumlah tanaman maupun durasi waktu, untuk mendapatkan data pertumbuhan dan efisiensi sistem yang lebih komprehensif.

  2. Integrasi sistem sensorik otomatis, seperti pemantauan kelembaban media, intensitas cahaya, dan level nutrisi untuk mendukung pengambilan keputusan berbasis data.

  3. Penerapan sistem ini pada berbagai jenis tanaman selain anggur untuk menguji fleksibilitas dan generalisasi metode.

  4. Publikasi dan diseminasi hasil riset ke komunitas urban farming sebagai bentuk kontribusi pada solusi pertanian kota yang berkelanjutan dan inklusif.

 


Sunday, 14 February 2021

Proyek Penelitian Penanaman Anggur Tahan jamur Metode Tersier Grafting


Proyek Penelitian Penanaman Anggur  Tahan jamur Metode Tersier Grafting

Latar Belakang
Dalam taksonomi tumbuhan tanaman anggur masuk dalam kategori tanaman Dikotil (tanaman yang berbiji belah) dalam penulisan landasan teori ini tidak akan banyak dijelaskan secara menyeluruh tentang Tanaman dikotil melainkan beberapa hal yang nantinya berkaitan dengan proyek penelitian ini. dalam struktur batang tanaman dikotil terdapat lapisan kambium yang memiliki fungsi sebagai sel aktif untuk pembelahan.
Gambar 1 posisi lapisan kambium dalam struktur  tumbuhan Dikotil


Dengan adanya lapisan kambium inilah yang memungkinkan dilakukannya metode vegetatif buatan dengan menggabungkan 2 bagian dari tanaman yang berbeda baik dari varietes yang sama ataupun berbeda namun harus dalam satu spesies tanaman yang sama. ada banyak metode vegetatif buatan yang memanfaatkan fungsi kambium beberapa contoh khususnya pada tanaman anggur adalah cangkok dan sambung sisip.
 Proyek Penelitian Penanaman Anggur  Tahan jamur Metode Tersier Grafting ini dimaksudkan untuk mengembangkan 2 metode tersebut dengan memanfaatkan beberapa varietes tanaman anggur yang sudah terbukti tahan terhadap penyakit Jamur sebagai rootstok sekaligus tersier dan Improvisasi untuk tujuan mendapatkan manfaat terhadap ketahanan  terhadap penyakit lain dengan rekayasa perawatan yang akan kita uraikan di bagian berikutnya dalam tulisan ini.

Tujuan Penelitian
1.mendapatkan informasi kandungan kadar gula dalam satuan bricks anggur ninel yang dibesarkan dengan inang isabella
2.mendapatkan kesimpulan tingkat keasaman rasa buah dari hasil tanam inang bella
3.mendapatkan kesimpulan yang  rata rata waktu yang diperlukan untuk pembuahan berikutnya dengan perawatan standar tanaman anggur.
4.mendapatkan kesimpulan ketahanan  anggur ninnel dari penyakit dengan sistem penanaman ini tanpa fungisida sampai panen pertama.

Teknis Penanaman
Penyiapan Inang pohon anggur isabella
untuk efisiensi waktu dalam penelitian ini awal penanaman tidak di mulai dari penyemaian bibit varietes anggur isabella baik dari biji maupun  metode penyemeaian bibit lain akan tetapi menggunakan pohon anggur tabulampot yang sudah berumur sekitar 7 bulan selanjutnya pohon di bentuk sistem percabangan singgle cordon kemudian sisakan sebanyak 8 batang tersier kemudian pangkas semua batang tersier dan sisakan sekitar 4 atau 3 daun(mata tunas) berikut ilustrasinya:

Gambar Ilustrasi Penyiapan Batang Tersier dengan 3 daun pada rootstok 

Penyiapan Entres untuk tersier pembuahan
Tahap ujicoba kita selanjutnya adalah penyiapan entres untuk dilakukan grafting ke cabang tersier yang sudah dipersiapkan sebelumnya.Dalam jurnal ini tidak akan dibahas secara mendetail tahap dan teknis melakukan grafting hanya saja secara garis besar grafting dilakukan pada bud terakhir pada daun ketiga atau keempat manfaatnya supaya masih ada cadangan batang tersier jika grafting di batang tersebut mengalami kegagalan karena susatu hal berikut ini adalah ilustrasi skema grafting masal dalam penelitian ini

Gambar Skema Tersier grafting













  



Monday, 13 March 2017

Instalasi Visual Basic 2005




Microsoft Visual Basic merupakan salah satu aplikasi pemograman yang cukup populer dan mudah untuk di pelajari.dan untuk memulai belajar dengan microsoft visual basic 2015,tentunya program atau software itu sendiri harus kita miliki,bagi yang belum memiliki Visual Basic 2005 bisa di download Disini.

bagi yang sudah memiliki,disini saya akan bagi cara untuk instalasi program Visual Basic 2005.



gambar di atas merupakan folder program  Visual Basic 2005, buka folder ,kemudian akan tampil file file seperti gambar berikut


pilih setup.exe,dan lanjut ke langkah berikutnya,seperti gambar dibawah

tunggu sampai prosesnya selesai dan pilih yes...
kemudian akan tampil gambar berikut

jangan lupa untuk kasih centan,seperti gambar di atas..dan next...
dan muncullah gambar berikut

centang juga,i accept the terms nya,dan next >
di teruskan gambar berikut

next untuk menampilkan gambar berikut


klik install  >
muncullah proses yang terlihat seperti gambar berikut


biasa nya nanti dalam proses yang telah sampah point ke_3 akan muncul attention,
pilih run program, dan run program ini terus akan muncul sampai akhir instalasi.. 
klik run program di setian attention yang muncul..
kemudian akan muncul gambar berikut

pilih exit,,
dan terakhir muncul prroses seperti gambar berikut


sekian ,semoga artikel ini bermanfaat dan selamat mencoba.











Friday, 12 February 2016

Mendeklarasikan Variabel

Tidak seperti bahasa pemrograman lain misal pascal,c,c++,c atau java mendeklarasikan variabel dalam php tidak diikuti tipe datanya. Deklarasi Variabel pada php sangat fleksibel anda cukup menambahkan tanda $ (dollar) sebelum nama variabel dan bisa secara langsung diberi nilainya dan sekaligus akan menjadi tipe data dari varibel itu berdasarkan nilainya. apa itu tipe data? tipe data pada variabel akan dijelaskan pada pembahasan berikutnya perhatikan contoh berikut
<?php
//mendeklarasikan dan mengisi dengan nilai string secara otomatis variabel bertipe string
$nama="john";
//mendeklarasikan dan mengisi dengan nilai numerik secara otomatis variabel numerik
$usia=18;
//mendeklarasikan dan mengisi dengan nilai array secara otomatis variabel akan betipe array
$mahasiswa=array(
      "nama"=>"agung",
      "kelas"=>"3p11",
      "jurusan"=>"sistem informasi",
      "nilai"=>90
  );
//menampilkan nilai variabel  $nama supaya lebih informatif bisa ditambahkan title dan garis pengelompokan
//menampilkan title
echo "------------------------"."<br/>";
echo "Data Siswa"."<br/>";
echo "------------------------"."<br/>";
echo "Nama Siswa".":";
//menampilkan isi/nilai  variabel
echo $nama."<br/>";
echo "Usia".":";
echo $usia."<br/>";
//menampilkan nilai variabel  $arraymahasiswa 
echo "------------------------"."<br/>";
echo "Data Mahasiswa"."<br/>";
echo "------------------------"."<br/>";
echo "Nama Mahasiswa".":";
echo $mahasiswa["nama"]."<br/>";
echo "kelas".":";
echo $mahasiswa["kelas"]."<br/>";
echo "Jurusan".":";
echo $mahasiswa["jurusan"]."<br/>";
echo "Nilai".":";
echo $mahasiswa["nilai"]."<br/>";
echo "------------------------"."<br/>";
?>
seperti biasa simpan sourcecode tersebut kedalam folder latihan_php dibersama file-file latihan sebelumnya berinama latihan_3.php. jika sudah ketik url berikut ini didalam webbrowser
http://localhost/latihan_php/latihan_3.php kemudian jalankan, maka akan menampilkan informasi sebagai berikut
ups sory hampir ketinggalan masih ada yg lupa dan perlu disampaikan, didalam mendeklarasikan variabel huruf/karakter awal harus dimulai dengan karakter alphabet seperti a,b,c,d sampai z dan kemudian jika nama variabel terdiri dari dua suku kata contoh nama mahasiswa maka tidak boleh dipisahkan dengan spasi karena akan mengalami error jika program dijalankan untuk itu biasanya digunakan tanda underscore ("_") untuk memisahkannya contoh nama_mahasiswa atau dengan cara menggunakan huruf kapital sebagai pemisah 2 suku kata yang terhubung contoh : namaMahasiswa. untuk sourcecodeyang menghasilkan error dari penulisan variabel pembaca bisa mencoba dan menjalankannya sendiri. Demikian postingan bersambung  tentang Mendeklarasikan Variabel ini jika jika pembaca mengalami kesulitan dalam mempraktekan tutorial ini silahkan kirim komentar insya allah akan kami balas atau jika pembaca menemui kekurangan bisa menyampaikannya juga lewat komentar. mudah mudahan postingan berikutnya bisa segera penulis buat dengan pembahasan Input Output pada php ditunggu saja!.
pesan penulis
You have to learn the rules of the game. And then you have to play better than anyone else.
bye....












Thursday, 28 January 2016

Pengenalan Variabel PHP


Variabel dalam pemrograman komputer khusunya PHP merupakan tempat untuk menyimpan data dan informasi. pengetahuan tentangnya wajib dimengerti bagi orang yang berminat belajar pemrograman komputer apapun. dan pada pembahasan kali ini saya akan berusaha menyampaikan gambaran tentang variabel.
untuk membuat variabel dalam php harus diawali tanda dollar $ dan diikuti nama variabelnya


contoh:
<!DOCTYPE html>
<html>
<body>
<h1>Pengenalan Variabel</h1>
<?php
$txt = "Hello world!";
$x = 5;
$y = 10.5;
echo "<br/>";
echo "isi variabel txt :".$txt;
echo "<br/>";
echo "isi variabel x :".$x;
echo "<br/>";
echo "isi variabel y :".$y;
?>
</body>
</html>
untuk lebih jelasnya pembaca bisa mengcopy code tersebut kedalam notepada ++ dan menyimpannya project folder yang telah dibuat sebelumnya kemudian simpan file tersebut dengan nama latihan_2.php selanjutnya lakukan test program di browser anda seperti artikel sebelumnya sebelumnya.
analisa script latihan1.php


<?php
//membuat variabel bernama txt dan mengisinya dengan tulisan "hello world"
$txt = "Hello world!";
//membut variabel bernama x an mengisinya dengan angka
$x = 5;
//membuat variabel bernama y dan mengisinya dengan angka 10,5
$y = 10.5;
//menampilkan variabel bernama txt ke layar browser
echo "isi variabel txt adalah :".$txt;
//<br> berguna untuk memindahkan ke baris baru pada tampilan variabel berikutnya
echo "<br/>";
//menampilkan variabel bernama x ke layar browser
echo "isi variabel x adalah :".$x;
//menampilkan variabel bernama x ke layar browser
echo "isi variabel y adalah :".$x;
?>
dan berikut tampilan ketika tidak terjadi kesalahan ketika penulisan script














demikian postingan kali ini tentang pengenalan variabel dalam bahasa php, tunggu postingan selanjutnya tentang Mendeklarasikan Variabel Dalam PHP.




Tuesday, 26 January 2016

Cara Menulis Script PHP (PHP syntax)

Script php dijalankan oleh web server kemudian  dikirimkan ke wb browser dalam bentuk format HTML, hal tersebut berakibat  client/ pengunjung web tidak akan bisa membuka script php yang mereka terima namun hanya format HTML. sebagai sedikit gambaran pembaca bisa membuka website apapun sebagai contoh http://www.detik.com. kemudian klik kanan dihalaman web tersebut dan pilih view page source berikut gambarnya




















kemudian coba amati dimana browser akan menampilkan layar yang penuh dengan kode-kode html namun  pengunjung web tidak akan melihat satu kode php pun. alasannya tentu saja untuk keamanan data pemilik situs web yang bersangkutan.
script php bisa diletakan dimanapun didalam dokumen, baik dokumen yang memuat kode html, javascript, css dan beberapa dokumen lain terkait untuk pemrograman web berbasis php. script php harus diletakan antara tag berikut

<?php

//statement

?>
selain itu didalam penulisan statement atau perintah program  harus diakhiri dengan tanda semicolon atau titik koma ";" (tidak termasuk tanda kutip)  ada banyak sekali perintah atau statement dalam bahasa pemrograman seperti pemanggilan fungsi, mendeklarasikan variabel, mengisi variabel dan masih banyak lagi yang kedapan akan dibahas satu persatu pada materi-materi selanjutnya.berikut adalah contoh script sederhana program php yang mengguanakan statement echo yang merupakan salah satu fungsi bawaan dari bahasa pemrograman php untuk menampilkan data dilayar browser.
sebagai latihan silahkan ikuti langkah-langkah yang penulis berikut ini
copy dan paste script berikut kedalam text editor pembaca bisa text editor notepad, microsoft word ataupun notepad ++ berikut script nya

<!DOCTYPE html>
<html>
<body>

<h1>My first PHP page</h1>
<?php
echo "Hello World!";
?>

</body>
</html>
buat sebuah folder didalam folder htdocs dengan nama latihan_php
simpan file tersebut didalam folder tersebut dengan nama latihan_1.php

berikut gambar cara menyimpan dengan text editor notepad++













Gambar

path/lokasi lokasi file penyimpanan file latihahan_1.php



Gambar

cara penamaan file dengan memberi ekstensi


Catatan:
Folder htdos disesuaikan dengan file instalasi dimasing masing pc pembaca untuk sistem operasi windows dan xampp versi terbaru secara default /custom setting  terletak di alamat ini "c:/xampp/htdocs/".
setelah coding selesai dan program sudah tersimpan segera tes programnya dengan cara:
1.buka browser
2. ketik url berikut ke alamat url browser pembaca
http://localhost/latihan/latihan_1.php
3.klik reload atau tekan enter di URL
4.tampilan jika sukses




ok, sekian untuk untuk artikel kali ini semoga pembaca sukses mempraktikkannya dan artikel selanjutnya akan membahas tentang Variabel Dalam php, terimakasih.

Monday, 28 December 2015

Instalasi PHP

Perlu penulis sampaikan untuk memulai belajar PHP ada dua alternatif cara supaya script/source code yang ditulis bisa dijalankan
  • Mencari web hosting  yang menyediakan servis web server PHP dan MYSQL dengan cara menyewanya ataupun WEB hosting yang gratisan cara ini tidak penulis rekomendasikan bagi pemula dalam dunia pemrograman php karena  anda akan banyak kehilangan fokus pada bagian bagian materi dasar pemrograman dikarenakan ada banyak aturan yang dikeluarkan oleh pihak pemilik layanan web hosting, dan anda mau atau tidak mau harus mempelajarinya namun demikian penulis perlu sampaikan sebagai wawasan bagi pembaca. selain itu jika kelak pembaca mungkin ingin benar-benar membuat project dan mempublikasikan programnya secara online mencari web hosting menjadi sebuah keharusan. 
  • alternatif yang kedua adalah menginstal web server di PC anda. Ada banyak macam paket program aplikasi yang menyediakan servis web server akan tetapi penulis merekomendasikan untuk menggunakan Paket Instalasi Xampp dimana didalamnya sudah terdapat 2 buah tool/ alat pengembang web yang utama yaitu aplikasi Apache web server dan Aplikasi databaase MYSQL.
berikut ini akan penulis jelaskan langkah langkah instalasi xampp dikomputer anda :
pertama silahkan download aplikasi xampp disini kemudian buka folder instalasi xampp dan jalankan jika muncul tampilan dibawah ini klik saja "yes "
gambar 1 peringatan, karena ada antivirus yang berjalan


gambar diatas merupakan peringatan karena antivirus yang anda instal akan memperlambat proses instalasi. namun jika tidak muncul kemungkinan anda tidak menginstal aplikasi antivirus maka tetap lanjutkan instalasi susuai instruksi yang ada  Kemudian akan muncul tampilan ini

klik tombol ok, kemudian akan muncul tampilan halaman awal instalasi seperti ini

klik button next. Kemudian akan muncul halaman untuk memilih opsi komponen apa saja yang akan anda instalkan seperti ini
















beri tanda centang semua pilihan yang ada dan klik next dan akan muncul tampilan ini

tidak usah melakukan setting apapun di tahap ini biarkan folder instalasi sesuai default instalasi langsung saja klik next dan akan muncul tampilan seperti berikut
hilangkan tanda centang pada checkbox yang hasilnya seperti ditunjukan tanda panah merah pada gambar kemudian klik next dan akan muncul tampilan seperti berikut

klik saja tombol next kemudian akan muncul tampilan berikut yang menandakan proses instalasi sedang dimulai berikut tampilannya..

tunggu sampai proses instalsi selesai ditandai dengan kemunculan tampilan berikut ini

kemudian beri tanda centang pada check box seperti yang ditunjukan tanda panah, dan terakhir klik finish maka aplikasi xampp berhasil terinstal dikomputer anda.
sumber: http://www.duniailkom.com/tutorial-belajar-wordpress-cara-menginstall-xampp-di-windows/
untuk cara mengunakan aplikasi xampp ini cukup mudah dan akan dibahas kembali  pada artikel berikutnya bersamaan dengan materi yang mengharuskan  pembaca menulis code/ coding jika masih mengalami kesulitan pada proses instalasi bisa tinggalkan comment untuk penulis. silahkan lanjutkan ke artikel berikutnya Cara Penulisan Script PHP.